“Kalau dari pusat tidak jadi, maka keberadaan investor ini sangat berguna bagi Rembang. Kami akan mematangkan pola kerja samanya seperti apa. Kamis besok akan bertemu dengan PT MSI sebagai pihak yang akan membiayai, sedangkan PT Roteq menangani teknisnya,” jelas Ika.
Selain PT Roteq, Pemkab Rembang juga menerima tawaran kerja sama serupa dari PT Wijaya Karya (Wika). Pemerintah daerah akan mempertimbangkan mitra yang paling siap dan cepat dalam merealisasikan pengelolaan sampah RDF.
“Setelah dipilih, nanti akan kita diskusikan dengan Pak Sekda dan Dewan mengenai sistem kerja samanya,” imbuh Ika.
Sebagai informasi, teknologi RDF merupakan metode pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan industri. Pemkab Rembang membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta guna mengoptimalkan fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landoh yang selama ini menjadi lokasi utama pembuangan sampah di wilayah tersebut./syfdn
Editor : RedakturSumber : Team