InvestigasiMabes.com | Serang Banten -Pihak SD Negeri 1 Pamarayan Dan Wali Murid Meminta Bangunan Kios Di Pagar Tembok Sekolah Di Bongkar
Carut marut tata kelola pasar tradisional pamarayan berdampak pada dunia pendidikan, terutama SDN 1 Pamarayan. Hal ini butuh perhatian khusus dari semua unsur, karna menyangkut dunia pendidikan saat ini sangat rentan dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk menciptakan sarana prasarana dan pelayanan pendidikan yang baik sesuai visi dan misi Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, Rabu (16/07/2025).
Dengan berdirinya bangunan ruko yang tergolong menjadi sumber permasalahan kemacetan dan para pedagang kaki lima yang menambah semerautnya akses menuju gerbang sekolah sangat di keluhkan oleh pihak sekolah dan para walimurid yang anaknya bersekolah di SDN 1 Pamarayan.Salah satunya wali murid inisial (NA), dirinya sangat mengeluh tentang akses masuk ke sekolah karna terhalang oleh pedagang dan para pengunjung pasar, di tambah dengan pengguna jalan yang lain, yang membuat sulit untuk akses kendaraan bermotor.
"Kami selaku wali murid sangat terganggu, bahkan sesekali kami berseteru dengan pihak pedagang, karna dilarang parkir, sementara jika lewat jalur belakang sekolah sering terjadi insiden jatuh ke got pak," ucap NA
"Harapan kami para wali murid agar bangunan ruko didepan sekolah agar dibongkar, agar kami punya parkiran. Dan kami para wali murid sekali lagi memohon kepada Ibu Bupati Serang, dan Wakil Bupati Serang serta Gubernur Banten tolong bersihkan bangunan didepan pagar depan sekolah," tandasnya.
Editor : RedakturSumber : Team