InvestigasiMabes.com | Serang Banten -Acun sunarya,SH Aktivis Pegiat sosial menyangkan Kadis Dikbud kabupaten serang ang enggan berkomentar Soal Keluhan SDN 1 Pamarayan.
Sarana dan Prasarana Pendidikan yang seharusnya menjadi salah satu prioritas utama bagi masyarakat pendidikan yaitu pihak sekolah, dan para walimurid, khusunya anak-anak sekolah guna mendapatkan hak keamanan dan kenyamanan dalam proses giat belajar mengajar ditempat mereka belajar, Jumat (18/7/2025).
Lain halnya dengan persoalan di SDN 1 Pamarayan, terdapat dipagar tembok sekolah berdiri bangunan liar kios pasar pamarayan, yang menjadi permasalahan utama dari tahun 2014 sampai saat ini. Bagaimana tidak, bangunan tersebut sangat menghambat akses jalan utama, membuat kemacetan ketika akses masuk gerbang pintu sekolah SDN 1 Pamarayan.
Asep Nugraha, selaku Kepala Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Serang saat di konfirmasi dirinya enggan menanggapi persoalan tersebut yang sudah ramai di media sosial, dan diduga seolah dirinya tak peduli dengan keluhan pihak SDN 1 Pamarayan.
Padahal, permasalahan ini bagian dari pada tanggung jawab Disdikbud Kabupaten Serang. Dan seharusnya Kadis Disdikbud bersikap profesional menanggapi persoalan ini, malah sebaliknya, Kadis Disdikbud " Enggan Berkomentar".
"Acun Sunarya, selaku Kaperwil Banten Kupasmerdeka,com, sekaligus Aktivis Pegiat Sosial, menilai bahwa Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Serang tidak responsif, dan tidak bertanggung jawab terhadap pendidikan yang saat ini pihak SDN 1 Pamarayan beserta para walimurid yang tidak mendapatkan keadilan dan serta haknya. Bahkan menurut informasi, pihak sekolah SDN 1 Pamarayan pernah melayangkan surat secara resmi kepada Disdikbud atas keluhannya, namun tidak mendapatkan hasil apapun.
Editor : RedakturSumber : Team