Pasar Minggu Kabupaten Boalemo Tak Terurus: Atap Bocor, Penjual Pakai Terpal, Papan Nama Tak Ada

Foto Redaktur
Pasar Minggu Kabupaten Boalemo Tak Terurus: Atap Bocor, Penjual Pakai Terpal, Papan Nama Tak Ada
Pasar Minggu Kabupaten Boalemo Tak Terurus: Atap Bocor, Penjual Pakai Terpal, Papan Nama Tak Ada

InvestigasiMabes.com l Boalemo, 26 Juli 2025 — Kondisi Pasar Minggu di Kabupaten Boalemo semakin memprihatinkan. Tak hanya tak memiliki papan nama resmi, bangunan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat ini kini terlihat kumuh dan tak layak huni.

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak bagian atap gedung yang bocor parah, bahkan berlubang besar. Akibatnya, para pedagang terpaksa menutupi lapak mereka dengan terpal seadanya agar dagangan mereka tidak kebasahan saat hujan. Kondisi lantai yang terbuat dari tegel juga menjadi licin dan membahayakan pengunjung—sering kali menyebabkan pengunjung terpeleset dan jatuh.

Seorang penjual pisang yang diwawancarai, Nasria Nasena, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi pasar tersebut.

“Sudah lama sekali atap ini bocor, sampai sekarang tidak ada perhatian dari pemerintah, khususnya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindak). Kami sudah sering mengeluh, tapi tidak ada respons,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Masalah lain yang turut dikeluhkan adalah ketidakjelasan tarif karcis atau retribusi pasar. Para pedagang menyebutkan bahwa tarif karcis yang mereka bayar bervariasi tanpa kejelasan. Ada yang dikenai Rp3.000, ada pula yang mencapai Rp10.000. Hal ini membingungkan dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan pasar.

“Kami bingung kenapa bisa beda-beda. Harusnya jelas dan adil. Lagipula, pasar ini menghasilkan pemasukan yang cukup besar. dibanding aset yg lain.Tapi lihat kondisinya, sangat memprihatinkan,” tambah Nasria.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini