Amir Hamzah menambahkan, karnaval ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air sejak dini.
“Ketika anak-anak sudah dikenalkan dengan kegiatan positif seperti ini, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang menghargai perjuangan para pahlawan,” kata Amir.
Amir juga berharap karnaval HUT RI berikutnya dapat semakin kreatif dan variatif. “Kami dorong partisipasi semua pihak, sehingga kegiatan ini bisa terus berkembang dan menjadi kebanggaan Purbolinggo,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Panitia Besar HUT RI ke-80 Kecamatan Purbolinggo, Agus Nuryadi.
“Kami bersyukur, antusiasme peserta dan masyarakat luar biasa. Karnaval ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta melestarikan budaya daerah kita,” ungkapnya.Agus menuturkan, panitia sengaja melibatkan semua jenjang pendidikan hingga masyarakat umum agar karnaval terasa inklusif.
“Dengan begitu, peringatan HUT RI benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua,” jelasnya.
Editor : RedakturSumber : Team