InvestigasiMabes.com | Kutai Kartanegara, Kaltim — Proyek pembangunan jalan di Kelurahan Wonotirto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, diduga sarat kejanggalan dan menjadi sorotan publik. Pasalnya, dalam satu lokasi pekerjaan, muncul dua kali anggaran dengan nilai berbeda untuk pekerjaan yang dinilai tidak sesuai kondisi lapangan dan terkesan tidak transparan.
Informasi yang dihimpun tim media InvestigasiMabes.com, anggaran awal untuk pekerjaan tersebut tercatat sebesar Rp 150.981.700,00, dengan jenis pekerjaan berupa pembangunan pondasi kanan dan kiri jalan. Namun, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, tidak ditemukan pengerasan maupun pengaspalan di bagian tengah jalan sebagaimana mestinya dalam sebuah proyek peningkatan badan jalan.
Lebih mengejutkan lagi, setelah pekerjaan pertama berjalan tanpa hasil pengerasan signifikan, muncul anggaran baru dengan nilai Rp 129.060.000,00 untuk pekerjaan rabat beton di lokasi yang sama.
Bagaimana mungkin satu lokasi proyek mendapatkan dua anggaran berbeda tanpa penjelasan terbuka dari pihak terkait?Saat tim InvestigasiMabes.com mencoba meminta klarifikasi, baik kepada pihak Kelurahan Wonotirto maupun Kecamatan Samboja, keduanya mengaku tidak mengetahui adanya proyek lanjutan maupun sumber anggaran tambahan tersebut.
> "Kami tidak menerima informasi resmi terkait proyek tersebut maupun adanya tambahan anggaran," ujar salah satu aparat kelurahan yang enggan disebutkan namanya.
Editor : RedakturSumber : Team