Selain itu, pengalaman pada masa pandemi COVID-19 juga menjadi pembelajaran penting. Meningkatnya perhatian keluarga terhadap anak serta berkurangnya mobilitas masyarakat dinilai berkontribusi dalam menekan angka kematian balita.
“Anak diperhatikan dengan baik, perhatiannya semua tercurah ke sana. Kemudian transmisi penyakit karena semua banyak yang stay di rumah, sehingga tidak banyak terjadi penularan penyakit dan makanya menurun,” pungkasnya.
/sbr/syfdn Editor : RedakturSumber : Team