“Selanjutnya hujan dari Jumat malam hingga Sabtu mengakibatkan banjir kiriman dari hulu di Desa Menoro, Kecamatan Sedan. Aliran air tersumbat dapuran bambu yang menutup jembatan di sebelah Balai Desa Menoro,” ujar Sri Jarwati.
BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana langsung melakukan kerja bakti dengan mendatangkan alat berat untuk membersihkan sumbatan, dan penanganan selesai pada hari Sabtu.
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa lokasi. Di Desa Johogunung, Kecamatan Pancur, longsor tebing rumah berdampak pada lima kepala keluarga dengan estimasi kerugian mencapai Rp122 juta.
“Kami sudah ke lokasi, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. BPBD sudah memberi bantuan logistik sandang, pangan, sandang dan pangan, dan papan kepada korban yang terdampak, ujarnya.Longsor serupa juga terjadi di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem, yang merusak dua rumah warga serta dua ruas jalan poros desa, dengan perkiraan kerugian Rp116 juta. BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik sandang dan pangan kepada warga terdampak.
Editor : RedakturSumber : Team