e. Dugaanmark-uppada pembangunan industri dengan nilai anggaran mencapaiRp 3,8 miliar.
Menindaklanjuti informasi tersebut,Tim Aliansi Media Indonesia (AMI)mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Zulhelmi Arifin (Za) melalui pesan WhatsApp pribadi pada Sabtu (10/1/2026). Dalam pesan tersebut, tim mempertanyakan kebenaran keterlibatannya (ZA) atas lima item dugaan kegiatan bermasalah tersebut, termasuk kebenaran informasi pemeriksaan yang disebut-sebut telah dilakukan oleh Kejari Pekanbaru padaSenin (8/12/2025)lalu.
Namun sangat disayangkan, hingga berita ini diterbitkan,ZA belum memberikan tanggapan atau klarifikasiatas konfirmasi yang disampaikan.
Sementara itu,Iptu Antoni Siregar Kasi Humas Kapolresta Pekanbaru saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (12/1/2026) menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan dari satuan terkait.“Kami belum dapat konfirmasi dari Reskrim, Bang. Nanti kalau sudah ada akan kami informasikan,”ujarnya singkat.
Editor : RedakturSumber : Team