InvestigasiMabes com | Aceh Tamiang - Puluhan pemuda mewakili masyarakat Kampung (Desa) Sungai liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Mendatangi Datok Penghulu (Kades) di kantor camat kejuruan muda, untuk mempertanyakan anggaran padat karya tunai yang bersumber dari dinas PUPR Aceh Tamiang yang diduga di maru'p oleh Datok Penghulu,
Puluhan pemuda mempertanyakan anggaran padat karya tunai sebesar Rp(20, 000,000) yang digunakan untuk pembersihan parit yang tertimbun lumpur pasca banjir bandang, Joko priono S, (44) salah satu pemuda pertanyakan, kegiatan tersebut.
"anggaran Rp, 20,000,000 namun di lapangan kami curigai tidak sampai segitu, yang kami tau hanya 1600 meter ,satu meter ongkos nya hanya 10,000, kan cuma 16,000,000, uang nya, kemana sisa nya 4,000,000 lagi," Tanya joko.Sayuti, selaku Datok Penghulu menerangkan kepada para pemuda, yang juga di saksikan oleh sekertaris kecamatan (Sekcam) dan para awak media,
"Yang sudah kami kerjakan 1600 meter, memang ada sisa 4 juta lagi, namun itu untuk uang oprasional para kepala Dusun di lapangan sebagai pengawas, untuk uang makan dan minum," Terang Datok Penghulu kepada pemuda,
Di tempat yang berbeda,, awak media konfirmasi hal tersebut kepada Misdi selaku ketua majelis duduk setikar kampung(MDSK) yang merangkap sebagai bendahara dalam program tersebut,
Editor : RedakturSumber : Team