Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Selain membahas karya dan proses kreatif, forum ini juga menyoroti tantangan literasi di era digital serta pentingnya menjaga kedalaman berpikir di tengah derasnya arus informasi yang serba cepat.
Kegiatan ini dihadiri unsur Yayasan Rahmah El Yunusiyyah, pimpinan perguruan, Kepala Departemen Pendidikan, Ketua STIT Diniyyah Puteri, jajaran kepala madrasah dan wakil, guru, karyawan, serta seluruh santri. Turut hadir perwakilan siswa MIS Rahmah El Yunusiyyah dan sejumlah pegiat literasi di Kota Padang Panjang.
Acara dipandu Muhammad Subhan, penulis dan pendiri Sekolah Menulis “ellipsis”, pada sesi bedah novel biografi Khairul Jasmi. Sementara sesi bedah buku JS Khairen dimoderatori Najmi Aurelia, santri kelas X Diniyyah Puteri, yang tampil komunikatif dan mampu mencairkan suasana diskusi. (harris) Editor : RedakturSumber : Team