Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno yang turut melakukan monitoring ke ruang-ruang kelas, menyebut screening ini sebagai fondasi dalam membangun sistem perlindungan anak yang responsif dan terintegrasi di tingkat kota.
Terpisah, Wali Kota, Hendri Arnis, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan mental anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Melalui screening ini, kita ingin memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemko berkomitmen memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta instansi terkait. Apabila ditemukan indikasi persoalan mental maupun sosial, penanganan akan segera dilakukan dengan pendekatan profesional agar anak mendapatkan perlindungan maksimal. (rilis) Editor : RedakturSumber : Team