InvestigasiMabes.com | Padang Panjang — Di antara 514 kabupaten dan kota di Indonesia, nama Padang Panjang berdiri di posisi dua nasional dalam Tingkat Kegemaran Membaca (TKM). Sebuah capaian yang terasa istimewa bagi kota kecil dengan populasi sekitar 60 ribuan jiwa ini.
Berdasarkan rilis resmi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Padang Panjang meraih nilai 70,99, berada tepat di bawah Surabaya yang memperoleh nilai 79,42. Pencapaian ini sekaligus melonjak empat peringkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di posisi keenam.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Januardi menyebut capaian ini sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Ini bukan hanya prestasi pemerintah, tetapi buah dari kebiasaan membaca yang terus tumbuh di sekolah, keluarga, dan ruang-ruang publik,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).Di sekolah-sekolah, Pojok Baca menjadi ruang favorit siswa. Perpustakaan Kelurahan kembali dihidupkan. Di Perpustakaan Daerah, mahasiswa dan peneliti mencari referensi, sementara anak-anak mengikuti kegiatan mendongeng. Literasi tumbuh sebagai budaya, bukan sekadar program.
Editor : RedakturSumber : Team