“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran anggota, tetapi sebagai sarana pendukung untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja. Personel juga diharapkan mampu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial sebelum menyebarkannya,” tambahnya.
Selain teori, peserta juga melaksanakan praktik prompting AI untuk pembuatan konten edukasi humanis dan kampanye sosial yang mendukung strategi komunikasi publik Polri. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan profesional guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Editor : RedakturSumber : Team