“Tingginya mobilitas masyarakat tersebut tentu akan berdampak pada peningkatan aktivitas transportasi dan pergerakan kendaraan di berbagai jalur utama. Namun di sisi lain, perpindahan masyarakat dari kota besar menuju daerah asal juga dapat mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan perkotaan selama periode libur Idul Fitri,” ujarnya.
Wakapolda Riau juga menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung kelancaran program mudik bersama ini, Polda Riau telah menyiapkan sejumlah armada transportasi. Pada kegiatan tersebut disiapkan empat unit bus, terdiri dari dua bus besar berkapasitas 40 kursi dan dua bus kecil berkapasitas 30 kursi, dengan total peserta sekitar 140 orang.
Para peserta diberangkatkan menuju beberapa daerah tujuan, antara lain Bukittinggi–Solok di Sumatera Barat, Rantau Prapat di Sumatera Utara melalui Rokan Hilir, serta Padang Sidempuan melalui Rokan Hulu.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Selain itu, saat ini Polri juga tengah melaksanakan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 guna mengamankan jalur-jalur mudik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, tertib, dan nyaman.
Menutup sambutannya, Wakapolda Riau menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M kepada seluruh masyarakat, sekaligus mengajak masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dengan semboyan “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas”.Sementara itu, Ketua Umum PW SEMMI Riau, Ihkram Mulya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Mudik Kebangsaan Cipayung Plus merupakan momentum yang sangat baik dan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kerja sama antara organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus dengan Polda Riau, khususnya melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Riau.
Editor : RedakturSumber : Team