Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan kepolisian dari Polsek Maesa. Seluruh pihak menunjukkan sinergi yang kuat dalam merangkul para pemuda agar kembali ke jalan persaudaraan dan kebersamaan.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan dan pembacaan Deklarasi Damai oleh kedua kelompok pemuda. Dalam deklarasi tersebut, mereka berkomitmen untuk mengakhiri segala bentuk tawuran dan permusuhan, menjaga keamanan lingkungan, menolak provokasi, serta membangun kembali hubungan yang harmonis.
Momen ini menjadi bukti bahwa dengan pendekatan yang humanis, komunikasi yang terbuka, serta kolaborasi semua pihak, konflik dapat diselesaikan dengan cara damai dan bermartabat.
Kegiatan berakhir pada pukul 16.45 WITA dalam situasi aman dan kondusif, meninggalkan harapan baru bagi terciptanya lingkungan yang lebih damai di Kota Bitung.( R Saleh )
Editor : RedakturSumber : Team