Investigasimabes.com l Riau -- Persoalan PT. PHR belakangan ini memang sudah menjadi perhatian. Sering kali terjadi kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan plat merah dan minimnya Atensi pada masyarakat sekitar.Penghulu Menggala Sakti Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil Provinsi Riau, Muslim SE saat di konfirmasi Awak Media Riauexpress Dan Investigasimabes com -, Selasa 16 Mei 2023 di ruangan nya menyampaikan : " Sampai saat ini warga Dusun Menggala Lima merasa Resah dan tidak nyaman akan kegiatan Pengeboran yang di laksanakan PT. Pertamina Hulu Rokan PHR.
Kegiatan Pengeboran Minyak yang sekarang sedang berlangsung berdampak terhadap lingkungan sekitar, seperti: Pencemaran air sumur yang berubah warna dan terasa asam dan Polusi udara , udara berbau limbah serta Kebisingan yang mengakibatkan warga susah tidur, Sambung Muslim SE. "
Jengkel akan dampak lingkungan akhirnya Warga masyarakat melakukan unjuk rasa pada bulan Agustus 2022 yang pada itu. Mediasi untuk musyawarah dilakukan Pemerintah Kepenghuluan Menggala Sakti bersama pihak PHR dihadiri oleh Corporate Affairs CA Eko P Surya Putra namun tidak menemukan kesepakatan yang berarti ", Sebut Penghulu/ Kepala Desa Muslim SE dengan senyum kecut. " Saya selaku Penghulu Menggala Sakti berharap Atensi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rohil, untuk tanggap akan masalah yang sekarang di alami warga Dusun Menggala Lima ini" Harap Muslim.Penghulu Menggala Sakti, Muslim SE di kesempatan ini menghimbau dan Bermohon pada Bupati Rohil Aprizal Sintong, Gubernur Riau H. Syamsuar dan Menteri BUMN Eric Tohir Serta kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untuk memberikan jaminan hidup sehat jauh dari gangguan kegiatan Pengeboran, " pungkas Muslim SE. (Daud Koto).
Editor :
Investigasi Mabes