Investigasimabes.com | Tulang bawang -- Demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, maka dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) terkait penertiban hiburan orgen tunggal sampai pukul 17.00 WIB.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, didampingi Dandim 0426, Letkol Inf Triano Iqbal, SIP, M.Si, Pj. Bupati Tulang Bawang yang diwakili Sekda Tulang Bawang, Ir. Anthoni, MM, dan Ketua DPRD Tulang Bawang, Sopi'i, SH, di Aula Mapolres setempat, hari Rabu (07/06/2023), pukul 09.00 WIB s/d pukul 12.00 WIB.
Kapolres dalam sambutannya mengatakan, mari kita sama-sama mengawal Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Pj. Bupati Tulang Bawang terkait pembatasan jam hiburan malam khususnya orgen tunggal demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
"Munculnya permasalahan kriminalitas selama ini, salah satunya disebabkan adanya hiburan malam dengan menggunakan orgen tunggal. Yang mana pada acara tersebut sering dijadikan ajang untuk mabuk-mabukan minuman keras (miras) dan narkotika," kata AKBP Jibrael.
Lanjutnya, kita semua sudah mengetahui bahwa di dalam Surat Edaran dari Pj. Bupati Tulang Bawang untuk pelaksanaan pesta/hajatan masyarakat hanya dilakukan mulai pukul 08.00 WIB s/d pukul 17.00 WIB.
"Dengan dilaksanakan rakor ini, mari kita membuat kesepakatan bersama, dan mengawal apa yang telah menjadi kesepakatan ini, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur semakin kondusif," papar perwira dengan melati dua dipundaknya.Kapolres menerangkan, ada enam poin dalam nota kesepakatan bersama yang dihasilkan dari rakor terkait penertiban hiburan orgen tunggal.
1. Setiap ada kegiatan masyarakat yang menyajikan hiburan rakyat (orkes dan orgen tunggal), dengan ini kami sepakat untuk batas waktu kegiatan dari pukul 08.00 WIB s/d pukul 17.00 WIB.
2. Kegiatan yang mendapatkan pengecualian adalah kegiatan yang bersifat budaya adat tradisional/klasik, dan bersifat religius, dengan ini kami sepakat untuk batas waktu kegiatan sampai pukul 22.00 WIB.
3. Dilarang menyajikan minuman keras, narkoba, perjudian dalam bentuk apapun, dan dilarang menyajikan nada disco/remix, serta koplo dan sejenisnya yang bertentangan dengan keperibadian bangsa Indonesia
Editor : Investigasi Mabes