Bacaleg Curi Start Kampanye Jadi Sorotan Mahasiswa STH Pasundan Sukabumi

Foto Investigasi Mabes
Bacaleg Curi Start Kampanye Jadi Sorotan Mahasiswa STH Pasundan Sukabumi
Bacaleg Curi Start Kampanye Jadi Sorotan Mahasiswa STH Pasundan Sukabumi

Namun, jika proses kampanye diwarnai oleh praktik yang tidak fair, maka kualitas calon yang terpilih menjadi pertanyaan.Salah satu alasan pentingnya mematuhi aturan waktu kampanye adalah untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon dan partai politik.

 "Saat kampanye dimulai secara sepihak sebelum waktunya, hal ini dapat memberikan keuntungan bagi calon atau partai yang terlebih dahulu "mendapat panggung," sambungnya.

 Padahal, ada calon dan partai lain yang mungkin memiliki potensi yang sama baiknya, tetapi kurang mendapatkan eksposur karena melihat pelanggaran tersebut, kemungkinan mereka akan mengikuti praktik yang sama, sehingga kampanye menjadi semakin tidak terkendali dan melenceng dari tujuan yang seharusnya.

 Selain itu, partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal jalannya Pemilu secara adil dan demokratis sangat penting bagi proses demokrasi yang sehat di Indonesia. Mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan yang harus ikut serta memastikan keberlangsungan demokrasi, menjunjung tinggi aturan, dan menekan potensi pelanggaran agar Pemilu dapat berjalan dengan lancar.

 "Peristiwa seperti ini kiranya perlu dicegah agar tahapan pemilu dapat berjalan demokratis berkeadilan dan berkepastian hukum di sukabumi, Pengawasan pemilu yang akan datang ini sangat penting dalam menindak tegas praktik "curi start" kampanye yang dapat merusak tatanan demokrasi," jelasnya.

 Dalam demokrasi yang matang, proses pemilihan pemimpin dan wakil rakyat haruslah didasarkan pada prinsip kesetaraan, keadilan, dan kepatuhan terhadap aturan.

 "Oleh karena itu, para mahasiswa STH Pasundan Sukabumi berharap agar setiap pihak yang terlibat dalam Pemilu 2024 mendekati proses tersebut dengan sikap yang bertanggung jawab dan berintegritas tinggi demi masa depan bangsa yang lebih baik," tandasnya.

 Kabiro Sukabumi : Arif Setiawan

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini