Bramuda menjelaskan kunjungan wisatawan di Banyuwangi mulai meningkat seiring penurunan sebaran COVID-19. Pada tahun 2022 tercatat 3 juta wisatawan berkunjung ke Banyuwangi pada target kunjungan saat itu hanya 2,5 juta orang.
Tahun 2023 ini kata Bramuda, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mentargetkan 3,5 juta wisatawan berkunjung ke Banyuwangi.
Diakhir bulan September 2023 kemarin kata Bramuda, jumlah kunjungan wisatawan di Bumi Blambangan sudah mencapai 3,1 juta orang.
“Artinya dari target yang telah ditentukan sebesar 3,5 juta, sudah mencapai 88 persen pada bulan lalu, dan saat ini ditambah dengan adanya Tour of Kemala 2023 kemarin sudah mendekati angka pencapaian target,”ujarnya.
Disisa waktu yang kurang 2 bulan lagi, pihaknya optimis bisa mencapai target tersebut.
Pasalnya, di bulan November dan Desember nanti akan ada event atau festival di Banyuwangi yang ditaksirkan dapat menarik minat pengunjung datang ke Bumi Blambangan.
Untuk menambah daya tarik, festival akan diperbanyak di Banyuwangi. Seperti Festival Budaya Blambangan, Sepekan di Kemiren, dan International Geopark Downhill.“Kami berharap event – event besar berskala nasioanal terlebih Internasional yang diselenggarakan pemerintah pusat maupun jajaran Kepolisian bisa diselenggarakan dua atau tiga kali setiap tahunnya di Banyuwangi,''ujar Bramuda.
Seperti event Tour of Kemala 2023 yang menurut Bramuda adalah hasil kolaborasi yang apik antara pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan jajaran Kepolisian yang telah berdampak pada meningkatnya perekonomian di Bumi Blambangan.
“Tour of Kemala 2023 ini merupakan kolaborasi yang apik, maka Alhamdulillah ekonomi Banyuwangi dengan adanya dua hari pelaksanaan Tour of Kemala ini betul – betul merasakan dampak peningkatan yang luar biasa,”ungkap Bramuda.
Editor : Investigasi Mabes