Beberapa hari yang lalu, salah seorang warga di Kec Harau. Man (48)mengatakan kepada awak media, bahwa maraknya pungli ini sudah mulai meresahkan pengunjung.
Dalam sebuah foto yang berhasil di ambil oleh pihak media saat pungli ini berlangsung terlihat jelas, ada beberapa orang yang memanfaatkan waktu ini.
Harapan Man pada,
Kedua masyarakat desa, pemerintah desa, Karang Taruna dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang sepakat untuk berantas dan mengawasi adanya aksi pungutan liar di kawasan objek wisata tersebut.Man juga menghimbau Agar para pengunjung dan wisatawan agar terhindar dari Pungli itu, setelah melakukan pembayaran, harap diminta tiket fisiknya, sebagai bukti bahwa biaya tersebut merupakan harga resmi yang sudah ditetapkan. Editor : Investigasi Mabes