Hearing DPRD Banyuwangi dengan LDKS PIJAR Terkait Kasus Korupsi MAMIN Fiktif

Foto Investigasi Mabes
InvestigasiMabes.com
InvestigasiMabes.com

InvestigasiMabes.com | Banyuwangi - Pada Jumat, 08 Maret 2023, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menerima permohonan hearing yang diajukan oleh Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) terkait prahara kasus korupsi Makan Minum (MAMIN) Fiktif. 

"Anggota dewan, Marifatul Kamila dan H. Susiyanto, menghadiri hearing di ruang komisi 1. Bu Rifa, sebagai pimpinan rapat, mengapresiasi langkah yang diambil oleh LDKS PIJAR, sementara mengakui belumnya ketidakmampuan mengundang stakeholder terkait. 

Wakil ketua Komisi 1 menyatakan keinginan untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut, sambil menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti permintaan dari PIJAR," ucapnya.[caption id="attachment_39404" align="alignnone" width="2560"] InvestigasiMabes.com[/caption]

"Ketua Umum LDKS PIJAR, Bondan Madani, menekankan perlunya respons dan sikap DPR terhadap kasus MAMIN Fiktif, serta menunggu jadwal hearing lanjutan yang melibatkan pihak-pihak terkait. 

Meskipun belum dipastikan jadwalnya, DPRD diharapkan tetap mengawal kasus tersebut sesuai tuntutan masyarakat. Bondan Madani menegaskan kesiapannya untuk turun ke jalan dalam demonstrasi jika diperlukan, sebagai bentuk pengawasan terhadap penegakan hukum," pungkasnya.( Ony )

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini