InvestigasiMabes.com | Mandailing Natal~ Banyak nya masalah yang ada di Desa Pangkalan Kecamatan Lingga Bayu warga mulai berani berbicara tentang adanya indikasi atau dugaan (1) program jalan usaha tani.(2) kalau mau jadi perangkat desa harus bayar (3) pemberhentian sekretaris desa (Sekdes) secara sepihak oleh kepala desa tanpa ada kesalahan yang di buat sekretaris desa (sekdes)
Semua itu yang melakukan diduga oknum kedes itu sendiri tanpa ada melibatkan pemberitahuan kepada BPD dan perangkat desa lain nya sepertinya perbuatan oknum kades sangat tidak terpuji dan seharusnya masyarakat Desa Pangkalan melaporkan kepada bupati supaya oknum kades nya di berhentikan oleh bupati karena semua yang dilakukan oleh oknum kades itu sendiri sudah menyalahi peraturan yang telah di buat
Baru baru ini tim media mendapatkan informasi dari beberapa masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya tentang perbuatan oknum kades seperti,kalau ingin mau jadi perangkat desa harus membayar mulai dari jabatan sekdes,kaur dan jabatan lainya diduga sampai angka 15 juta sampai 20 juta
Sebagai seorang kades sepertinya hanya untuk mementingkan diri sendiri bukan untuk orang banyak dan perbuatan tersebut sudah jelas tidak bisa di toleransi dan tidak mencerminkan sebagai orang nomor satu di desaMasyarakat mulai kecewa dan sakit hati melihat kinerja oknum kades nya padahal kadesnya menjabat belum sampai setengah periode
Baru baru ini pihak dari BPD pun mengundang kades untuk perihal kinerja Dana Desa di akhir tahun 2023 di gedung serba guna Desa Pangkalan tetapi yang hadir hanya sekdes nya yang baru," alasan ketidak hadiran kades nya tidak di ketahui,dan sekdes nyapun tidak bisa menjawab kemana kades tersebut dan kenapa tidak bisa hadir kata BPD dan masyarakat.
Bagaimana seorang Kades tidak hadir apalagi tentang bahasan Dana Desa (DD) sepertinya" kades Kami tidak mencerminkan seorang pemimpin di Desa,kami sangat kecewa sekali ucap beberapa masyarakat,warga Pangkalan.(ilman)
Editor : Investigasi Mabes