InvestigasiMabes.com | Jepara - Tasyakuran dan pelepasan siswa-siswi PAUD Aulia Insani, RA Aisyah, dan MI Miftahul Ulum Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, merupakan momentum sekolah yang ditunggu-tunggu oleh setiap peserta didik usai menyelesaikan pendidikan di sekolah. Perpisahan sekolah biasanya menjadi agenda tahunan yang digelar di akhir tahun ajaran, memberikan kenangan berharga sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
PAUD Aulia Insani, RA Aisyah, dan MI Miftahul Ulum Desa Kepuk menggelar acara pentas seni dan pelepasan peserta didik yang dilaksanakan di halaman MI Miftahul Ulum pada Minggu, 23 Mei 2024. Acara sederhana namun menarik ini mengingatkan bahwa lembaga pendidikan tersebut adalah milik Pemerintah Desa Kepuk.
Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, penampilan peserta didik, dan ditutup dengan doa. Kepala Sekolah RA Aisyah, Nur Umiyatin, S.Pd., sekaligus panitia acara, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara tersebut.
"Kami berterima kasih kepada rekan guru dan wali murid yang selalu aktif dan bersemangat dalam mempersiapkan acara perpisahan ini. Kami berharap acara ini dapat menjadi kenangan berharga untuk peserta didik kita," kata Nur Umiyatin.
Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Desa Kepuk, Asrip, M.Pd.I., berpesan kepada seluruh peserta didik agar rajin belajar, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, dan bertanggung jawab.
Sholikin, perwakilan wali murid, menyampaikan pesan kesan selama anak-anak mereka bersekolah di lembaga pendidikan ini, serta ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada guru atas segala tingkah laku anak-anak mereka yang mungkin mengganggu proses belajar mengajar."Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu kita awasi tumbuh kembangnya. Mereka kelak akan menjadi aset masa depan bangsa, terus dukung bakatnya hingga anak-anak ini sukses," kata Sholikin.
Pentas seni dari peserta didik PAUD, RA, dan MI Miftahul Ulum menjadi acara yang menarik dalam momen ini. Peserta didik dengan gembira menampilkan tari-tarian seperti tari Gemu Famire, tari Gugur Gunung, tari modern Paijo, tari Gonang, tari Dayak, dan tari Jaranan Kepang.
Peserta didik dipanggil satu per satu untuk menerima ijazah dan piala, serta mendapatkan souvenir berupa bantal foto. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang didampingi Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum, Asrip, M.Pd.I., dan Bu Guru PAUD, Sri Sholihatin, S.Pd.I.
Di penghujung acara, semua peserta didik dan guru menikmati joget bersama. Acara perpisahan diakhiri dengan jabat tangan antara guru dan wali murid untuk mempererat rasa persaudaraan. Pungkasnya pewarta Badi.
Editor : Investigasi Mabes