Milyaran Anggaran APBN 2024 Diduga Perkerja Waterpront Kuala Singkawang Tahap 1 Asal Asalan dan Perkerjaan Tahap 2 Amburadul

Foto Investigasi Mabes
Milyaran Anggaran APBN 2024 Diduga Perkerja Waterpront Kuala Singkawang Tahap 1 Asal Asalan dan Perkerjaan Tahap 2 Amburadul
Milyaran Anggaran APBN 2024 Diduga Perkerja Waterpront Kuala Singkawang Tahap 1 Asal Asalan dan Perkerjaan Tahap 2 Amburadul

InvestigasiMabes.com | Singkawang - Pelaksanaan Pembangunan proyek kegiatan optimalisasi peningkatan di desa Kuala simpang koya kota Singkawang propensi Kalimantan Barat dinilai pengerjaan asal jadi perkerja tahap pertama dan mulai lagi tahap dua (2) di kerjakan lagi anggaran APBN 2024 diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, terkesan amburadul dari awal. 

Hasil Investigasi Awak media di lapangan ”Pekerjaan proyek pembuatan warterfront terlihat di kerjakan tampaknya asal asalan tidak bisa masyarakat melakukan kegiatan kelaut untuk merapikan alat tangkap ikan. Apalagi proyek dari awal lantai sudah miring miring bagaimna perencanaannya apa ada data boring dan sondirnya, tidak ada kolom tiang penahan dari awal tahun pertama untuk penahan. Ada tulang cor lantai di tengah sehingga hasilnya tidak akan maksimal. Adapun Galian Pondasi lantai sangat minim mengunakan besi 6 mm lantai cor.

Kementrian pu dn perumahan rakyat ditjen cipta karya nama kegiatan optimalisasipeningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan kuala simpang koya , kontraktor pelaksana cv.CA no kontrak HK 02.01-CB21.5/PKP/03/2024 nilai kontrakbRp. 6.572.222.000,00 , 165 hari kerja masa prlaksana, masa prmeliharaan 365 hari , konsultan pengawas : tim konsultan supervisi BPPW (swakelola) , sumber dana/th anggaran : APBN 2024

 Dari laporan masyarakat pertama mulai perkerjaan tahun 2021 nilai anggaran paku kontrak (22) dua puluh dua Milyar kontraktor bernama Ji yang kerje, tahap I proyek pakai lantai tulang remes 6 mm dan umur konstruksi masih 3 tahun apa dibolehkn diprogramkn lagi disegmen yang sama lokasinya juga beton kurang matang dari lihat speknya katanya Nasir berumur 60 thn,Pelaksana sudah mencairkan dana 30% dan di lapangan pekerjaan baru 10%.

 Masih Nasir sekarang kontraktor nama budi CV.CA perkerja ini orang berganti ganti yang datang dan tadi tinggal 3 orang yang kerja, kalau saya lihat perkerja 1O % kapan siap nya perkerjaan tenaga cuma 10 orang , istirshat 1 minggu, pekerje tinggal 5 orang lagi, saya pemborong juga tapi sudah selesai kesalnya warga "ungkapnya nasir desa kuala waterfront Singkawang.

 Alif menggaku sebagai Pelaksana mulai kontrak 6 mei, bobok semen, 21 awal skarang 7-8 org, alif hanya menghandel saja, konsultas dari jakarta tahap 1 kadang datang kelokasi, kalau dilapangan tahap 2 konsultan internal yang juga tidak stand by di lokasi. Baru datang barang barang Pipa pak, pesan PPK ke saya" di suruh tanya kalau ada dari wartawan datang tanya surat surat nya. Jagan ada di lokasi ini katanya Alif kemedia awak media.

 Salah seorang pekerja saat dimintai keterangan mengatakan, “Saya pelaksana dilokasi proyek ini pak, pelaksanaan di lapangan berubah jadi tidak tahu langsung Amnesia terkait nama perusahaan dan hampir habis masa kontraknya kerja"Arif saat konfirmasi awak media 8/10/2024

 Awak media berupaya menghubungi rektur CV CA belum bisa terhubung sampai berita terbit.(Tim Redaksi Kaperwil).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini