InvestigasiMabes.com | Jepara - Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan adalah sosok yang layak menjadi panutan atau teladan, baik dari segi perilaku maupun pola pikirnya. Sosok yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk meraih tujuan, serta membantu menginspirasi untuk mencapai impian.Bukan saja bagi anggotanya, tetapi juga pejabat lain yang bertugas di Jepara dan masyarakat luas.
Penilaian ini bukan saja di dapat setelah tuntas membaca buku Buku Mozaik Pengabdian AKBP Wahyu Nugroho Setyawan di Bumi Kartini yang diterima salah satu mahasiswa dari Kapolres Jepara saat peluncuran September lalu, tetapi juga yang didengar dan rasakan selama ini, Kamis (24/10/2024)
Moh Khoiri, salah satu mahasiswa yang tergabung di KMJS, organisasi mahasiswa Jepara yang kuliah diberbagai perguruan tinggi di Kota Semarang yang dibina oleh mantan Bupati Jepara Drs Hendro Martojo, sekaligus pendiri organisasi mahasiswa ini.
Menurut Moh Khoiri, penilaian tersebut bukan saja didapat setelah tuntas membaca buku Buku Mozaik Pengabdian AKBP Wahyu Nugroho Setyawan di Bumi Kartini yang diterimanya dari Kapolres Jepara saat peluncuran September lalu, tetapi juga yang didengar dan dirasakan selama ini.
“Dalam bertugas beliau banyak melakukan pendekatan yang humanis dan melampaui tugas pokok dan fungsinya,” ujar mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang ini.
Karena itu saat KMJS mengadakan kegiatan pelatihan jurnalistik, kami meminta 50 buku perjalanan pengabdiannya. “Harapan kami buku ini menjadi inspirasi bagi teman-teman mahasiswa dari Jepara. Alhamdulilah, beliau mengabulkan permintaan kami,” tuturnya.Apalagi menurut Moh. Khoiri buku ini juga menjelaskan apa-apa saja yang terjadi di lokal Jepara sehingga pemuda tahu bagaimana harus berperan dalam segala bidang, terutama sosial masyarakat.
“Menurut saya Polres Jepara sangatlah luar biasa, why? Angka kriminalitas di Jepara dapat ditekan. Ini menjadi pembuktian bahwa indikator ini telah diperbaiki dan terpenuhi oleh Polres. Lebih-lebih mendapatkan berbagai prestasi salah satunya yakni Satuan Kerja Berkinerja Terbaik,” terangnya. Yang penting juga pengakuan dan kepuasan dari warga, tambahnya.
Lain lagi dengan Amaliyatul Hidayah Rofiq, Duta Bahasa Jateng dan juga Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Unisbank Semarang. Ia menilai Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan adalah sosok yang smart dan humble. “Beliau sosok yang cerdas, tidak sombong dan ramah,” ujar Amaliya yang pernah menjadi narasumber bersama Kapolres Jepara di kelas Literasi yang diadakan oleh Disdikpora Jepara di SMKN 2 Jepara.
Buku Mozaik Pengabdian AKBP Wahyu Nugroho Setyawan di Bumi Kartini ini benar-benar penuh makna inspiratif bagi kalangan pemuda dan mahasiswa untuk meraih sukses. “KMJS harus mampu merealisasikan ilmu yang didapatkan dari bangku perkuliahan baik akademik maupun non akademik agar kami dapat memberikan sumbangsih kepada Jepara. Karena itu buku perjalanan pengabdian Pak Wahyu ini sangat berarti,” ujar Moh Khoiri.
Editor : Investigasi Mabes