Orang Tua Korban Dugaan Malpraktik di Puskesmas Sindangbarang Laporkan Kasus ke Polres Cianjur

Foto Investigasi Mabes
Orang Tua Korban Dugaan Malpraktik di Puskesmas Sindangbarang Laporkan Kasus ke Polres Cianjur
Orang Tua Korban Dugaan Malpraktik di Puskesmas Sindangbarang Laporkan Kasus ke Polres Cianjur

InvestigasiMabes.com | Cianjur — Orang tua Daffa Algifari Nugraha, Syarifah Lawati, melaporkan dugaan malpraktik yang menimpa anaknya setelah menjalani perawatan di Puskesmas Sindangbarang, yang berlokasi di Jalan Raya Sindangbarang KM 01, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur. Puskesmas tersebut dipimpin oleh Nanang Priatna, S.Kep., Ners. Laporan tersebut diajukan pada Senin, 22 April 2024, setelah Daffa meninggal dunia usai menerima perawatan. 

Syarifah menjelaskan bahwa anaknya sempat dibawa ke puskesmas setelah mendapatkan penanganan awal di rumah seorang mantri, yang memberikan obat hingga demam Daffa turun. Namun, kondisi Daffa memburuk dengan gejala sering mengigau, sehingga ia dan suaminya memutuskan membawa Daffa ke Puskesmas Sindangbarang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

Menurut Syarifah, selama perawatan di puskesmas, Daffa sempat mendapatkan tiga kali penyuntikan cairan melalui infus. Setelah penyuntikan pertama, Daffa mengalami kejang. Penyuntikan kedua membuat sekujur tubuhnya membiru. Selanjutnya, seorang perawat lain kembali menyuntikkan cairan ke dalam infus. Sayangnya, kondisi Daffa semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. 

Kasus ini telah mendapatkan perhatian serius. Tim kuasa hukum dari Investigasi Mabes 50 Kota, yang diwakili oleh Heri, telah mendampingi keluarga korban dan bertemu dengan penyidik di Polres Cianjur. Penyidik IPTU Dang Elvan Fauji, S.H., M.H., bersama BRIPTU Muhammad Faiz Anggiawan Salam, menyatakan bahwa pihak kepolisian akan segera menggelar perkara terkait laporan ini. 

Syarifah Lawati berharap keadilan bagi anaknya segera ditegakkan. “Kami ingin keadilan untuk anak kami. Kementerian Kesehatan harus segera menyelesaikan perkara ini agar kasus malpraktik di Cianjur tidak memakan korban lagi,” ujarnya. 

Warga Cianjur juga mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mencegah insiden serupa terjadi dimasa mendatang. (Candra) 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini