Pernyataan Keluarga Besar Lubis Mengenai Berita Hoaks dan Kasus Penganiayaan

Foto Investigasi Mabes
Pernyataan Keluarga Besar Lubis Mengenai Berita Hoaks dan Kasus Penganiayaan
Pernyataan Keluarga Besar Lubis Mengenai Berita Hoaks dan Kasus Penganiayaan

InvestigasiMabes.com | Rimbo Panjang -  Saya ingin meluruskan sebuah informasi yang beredar di masyarakat, khususnya di lingkungan tempat tinggal ayah saya yaitu di Perumahan Graha Nuansa Damai Tahap III, RT 002 RW 001, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. 

terkait adanya informasi berita hoak dan orang yang mengaku sebagai korban bernama inisial A, dan tidak pernah mengusik warga Desa Rimbo Panjang Apalagi warganya sendiri. korban dengan inisial A yang mengaku seorang pengusaha perusahan di dua Media Dan Rental Mobil Di Kota Batam serta korban juga memiliki banyak usaha ternak sapi di sumbar itu tidak penting bagi saya. Dan berita hoax yang tersebar perlu saya klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman. 

Ada pihak yang menyebarkan kabar bahwa saya, anak Pak Lubis, yang juga istri seorang polisi, berinisiatif mengajak pelaku untuk bertemu dan berbicara baik-baik. Informasi ini tidak benar. Saya tegaskan, saya tidak pernah mengirim pesan, membuat video, atau berusaha menghubungi pelaku untuk bertemu melalui Instagram yang dia maksud. 

Saya, Rizka Tanisha Lubis, adalah anak pertama dari Bapak Ahmades Lubis. Tidak perlu melihat saya sebagai istri siapa, tapi pandang saya sebagai anak pertama yang memiliki hak dan kewajiban untuk membela ayah saya yang menjadi korban penganiayaan dan menyebabkan dahinya luka mendapatkan 4 jahitan, dan menghambat aktivitasnya beberapa hari. Saya dan keempat saudara saya sepakat bahwa kasus ini harus diselesaikan melalui jalur hukum. 

Keluarga kami menegaskan bahwa kejadian penganiayaan terhadap ayah saya adalah hal serius. Oleh karena itu, kami akan menempuh jalur hukum agar pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini. 

Demikian klarifikasi ini saya sampaikan agar tidak ada lagi kesalahpahaman atau penyebaran berita yang tidak benar atau hoax. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.*** Tim.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini