-
Jus tomat
Sari tomat pun termasuk ke dalam deretan minuman yang bisa mendukung keseimbangan glukosa dalam darah.
Sebab itu, tomat memiliki kandungan likopen, yakni zat antioksidan yang bisa memperbaiki respons terhadap insulin dan menurunkan peluang timbulnya masalah-masalah akibat diabetes.
Di samping itu, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa dengan meminum kira-kira 200 ml jus tomato sebelum makan bisa membantu meredam kenaikan kadar gula dalam darah pasca penyantapannya.
Walaupun jus dapat mengurangi kadar gula dalam darah, pastikan pilih jus tomat tanpa penambahan gula supaya keuntungannya tetap maksimal.
-
Susu rendah lemak
Susu pun dapat dipilih oleh orang-orang yang berkeinginan untuk menstabilkan tingkat glukosa dalam darahnya.
Sebab itu, kandungan protein casein sertaHomeAs whey Dalam susu bisa menghambat proses pencernaan serta menaikkan respon insulin.
Meskipun begitu, karena susu memiliki kira-kira 12 gram karbohidrat setiap cangkirnya, penggunaannya masih perlu dipertimbangkan dalam total kebutuhan karbohidrat harian Anda.
Ahli nutrisi merekomendasikan pilihan susu dengan kadar lemak yang rendah atau bebas lemak supaya konsumsi lemak jenuh dapat dikelola secara efektif dan menghindari peningkatan resiko masalah pada sistem kardiovaskular.
Di luar pemilihan minuman yang berfungsi untuk mengurangi tingkat glukosa dalam darah, terdapat pula beberapa ragam cairan yang disarankan untuk dielakkan agar tidak mendongkrak konsentrasi gula darah dengan cepat. Sejumlah hidangan minum tersebut harus dibatasi, yaitu:
Editor : Investigasi Mabes