JAKARTA, laksamana.id Departemen Perhubungan sudah mempersiapkan berbagai strategi jalur lalu lintas guna mencegah peningkatan volume kendaraan saat musim mudik dan pulang Lebaran tahun 2025.
Tiga sistem pokok yang bakal diimplementasikan ialah one way , ganjil-genap, dan contraflow .
Seluruh desain ulang sistem lalu lintas ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas pada rute-rute penting yang sering kali menderita kenaikan jumlah kendaraan secara signifikan saat musim arus mudik dan balik lebaran.
Pemudik diminta agar menyusun perjalanannya dengan teliti, mengecek kelayakan kendaraan mereka, serta mengerti regulasi lalu lintas yang diberlakukan saat masa mudik.
Menurut petunjuk dari pihak yang bertanggung jawab di lokasi dan menghormati tanda-tanda pengendali lalu lintas amat krusial bagi keamanan perjalanannya.
Berikut adalah detail lengkapnya mengenai jadwal pelaksanaannya seperti yang dikutip dari Antara pada hari Rabu, 19 Maret 2025.
Jadwal Sistem One Way
Rekayasa lalu lintas dengan sistem one way akan diberlakukan pada ruas jalan tol mulai dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang-Batang, dengan jadwal sebagai berikut:
-
Arus Mudik:
- Mulai: Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB
- Selesai: Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 12.00 tengah malam WIB
- Lokasi: Kilometer 70 pada jalur jalan toll Jakarta-Cikampek hingga Kilometer 414 pada jalur jalan toll Semarang-Batang
-
Arus Balik:
- Dimulai pada hari Kamis, tanggal 3 April 2025, tepat pukul 14.00 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).
- Selesai: Senin, 7 April 2025, pukul 24.00 WIB
- Lokasi: dari KM 414 pada jalan tol Semarang-Batang hingga ke KM 70 di jalur toll Jakarta-Cikampek
Selama pemberlakuan one way, seluruh kendaraan akan diarahkan pada jalur yang biasanya digunakan untuk dua arah namun difungsikan hanya untuk satu arah untuk memperlancar perjalanan.
Jadwal Sistem Ganjil-Genap
Selain one way, Sistem ganjil-genap pun bakal diimplementasikan guna membatasi jumlah kendaraan yang melewati jalan toll tersebut.
Editor : Investigasi Mabes