Tentu saja alpukat dapat membantu menurunkan kolesterol, tetapi hanya berlaku untuk kolesterol tinggi. Di sisi lain, bagi individu dengan kadar kolesterol sangat rendah, dianjurkan untuk sungguh-sungguh menghindari konsumsi buah ini.
Ini karena di dalam alpukat terkandung beta sitosterol yang dapat mengabsorbsi kolesterol yang diperlukan oleh tubuh. Oleh sebab itu, untuk individu dengan tingkat kolesterol sangat rendah hal tersebut bisa menjadi cukup membahayakan. Apabila dikonsumsi tanpa henti, alpokat justru bisa menyebabkan penyerapan berlebihan dari HDL atau kolesterol baik pada mereka yang memiliki kadar kolesterol sangat rendah.
5. Seseorang yang memiliki gangguan pada ginjal
Menurut sumber dari Healthline, alpukat memiliki kadar potasium yang cukup tinggi dan dapat memperbesar kemungkinan timbulnya gangguan pada organ ginjal apabila dimakan secara berlebihan. Sebagai contoh, sebuah alpukat biasanya mencakup sekitar 690 mg potasium.
Konsentrasi kalium yang melampaui batas dapat mengganggu fungsi ginjal. Namun, bagi mereka yang sehat dan tidak menderita gangguan pada organ tersebut, kondisi itu biasanya bukanlah suatu permasalahan.
Akan tetapi, untuk individu dengan kondisi gangguan pada ginjal, tugas ginjal menjadi semakin berat. Selain kadar potassium-nya yang cukup tinggi, kandungan kalinya juga mencapai level yang ekstrem.
Editor : Investigasi Mabes