Mann menyatakan kelahirannya melalui prosedur bedah Caesar. Anak perempuan Mann bernama Paris Hilton, datang ke dunia 16 hari lebih awal dari perkiraan tanggal persalinan.
Kondisi putri Mann
Bobot kelahiran Paris Halo yang besar pun memberikannya perawatan khusus. Dia bahkan telah memakai baju yang dirancang untuk balita usia 6 bulanan, Bunda.
Putri Mann dikabarkan menerima perawatan di ruang neonatal intensive care unit (NICU) sebuah rumah sakit untuk beberapa hari sebelum akhirnya bisa pulang. Kendati demikian, ia tetap dalam keadaan yang memuaskan. "Dia sedang dalam kondisi baik," ujar Mann.
Putri Mann dari Paris Halo tak menjadi bayi pertama yang dilahirkan dengan berat 'paling besar'. Berdasarkan Guinness World Records , bayi paling berat yang pernah dicatat dalam sejarah kelahiran di Italia pada tahun 1955, dengan bobot 22 pon atau kira-kira 9,9 kg.
Ukuran janin yang lebih besar disebut sebagai makrosomia dalam bahasa medis.
Makrosomia merupakan istilah untuk mendeskripsikan seorang bayi yang dilahirkan dengan berat badan di atas rata-rata. Bobot si bayi dalam kasus ini biasanya melebihi 3,9 kilogram.
Berdasarkan informasi dari perawat anak tersertifikasi Donna Murray, RN, BSN, tak ada metode pasti untuk mengukur berat badan bayi di dalam rahim. Karena itu, diagnosis makrosomia dengan tepat hanya dapat dilakukan setelah si kecil lahir, ya Bund.
Bermacam faktor dapat mempengaruhi ukuran janin di dalam rahim. Kadang-kadang, dokter juga tak mengenalinya dengan pasti. Akan tetapi, bobot, kondisi kesehatan, serta faktor keturunan mungkin memiliki peranan, jelas Murray, seperti dilaporkan oleh Very Well Family.
Beberapa sebab serta elemen-elemen berisiko yang berkaitan dengan kemunculan makrosomia meliputi:
- Memiliki gula darah tinggi atau diabetes sebelum hamil atau mengalami diabetes gestasional.
- Ibu yang telah melahirkan anak dengan bobot tinggi memiliki risiko lebih besar untuk mengalaminya kembali pada kehamilan selanjutnya.
- Ibu memiliki berat badan berlebih sebelum mengandung atau ketika sedang hamil.
- Berawal dari keturunan Kaukasian dan Hispanik. Wanita yang sedang mengandung dengan latar belakang etnis tersebut kebanyakan melahirkan bayi dengan ukuran lebih besar dibandingkan wanita hamil dari etnik lainnya.
- Kehamilan yang melebihi 40 minggu. Dengan bertambahnya durasi kehamilan, ukuran bayi di dalam kandungan juga akan meningkat.
- Mempunyai latar belakang keluarga di mana ada kehamilan dengan situasi makrosomia atau melahirkan anak dengan ukuran yang lebih besar dari normal.
- Umur ibu yang sedang mengandung lebih dari 35 tahun.
- Memakan berbagai jenis karbohidrat yang diproses (berindeks glikemik tinggi) saat sedang mengandung.
Berikut adalah cerita tentang Bunda yang melahirkan bayi dengan bobot sekitar 6 kilogram, dan juga pengenalan terhadap istilah medisnya.
Pilihan Redaksi
|
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway , yuk join komunitas investigasimabes.comSquad. Daftar klik di SINI . Gratis!
Editor : Investigasi Mabes
3 Hal yang Perlu Diwaspadai Agar Bayi Tak Terlalu Besar dalam Kandungan
Apakah Ibu Hamil dengan Janin Besar Dapat Melahirkan Secara Alami?
Faktor Penyebab Bayi Mengalami Makrosomia, Situasi Kelahiran dengan Berat Badan di Atas Normal, serta Dampaknya bagi Ibu