Warga Kecewa Berat Proyek Jalan Asal Jadi: DPRD & Aparat Didesak Turun Tangan

Foto Redaktur
Warga Kecewa Berat Proyek Jalan Asal Jadi: DPRD & Aparat Didesak Turun Tangan
Warga Kecewa Berat Proyek Jalan Asal Jadi: DPRD & Aparat Didesak Turun Tangan

InvestigasiMabes.com | Lampung Timur – Proyek perbaikan jalan Sukadana – Bumi Nabung Udik tahun anggaran DAK 2024 menuai kekecewaan mendalam dari warga. Baru seumur jagung diperbaiki, kondisi jalan kini kembali rusak. Warga dari Desa Sukadana, Rantau Jaya Udik, hingga Surabaya Udik mempertanyakan kualitas pekerjaan dan integritas pihak rekanan serta konsultan pengawas.

“Kami kecewa berat. Jalan ini dikerjakan asal jadi, tidak memperhatikan kualitas bahan, seolah-olah hanya mengejar selesai tanpa peduli ketahanan,” tegas Ibrahim, warga Desa Sukadana, pada Minggu, 18 Mei 2025. Ia menuntut agar proyek diperbaiki ulang dengan bahan yang sesuai standar dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut bagi masyarakat.

Zainal, warga Desa Rantau Jaya Udik, menambahkan, “Kami menunggu bertahun-tahun untuk perbaikan jalan ini. Baru saja selesai, tidak sampai seminggu, sudah rusak lagi. Uang rakyat miliaran rupiah dipakai, tapi hasilnya begini. Ini bukan cuma keteledoran, ini penghinaan terhadap masyarakat.”

Kritik paling tajam datang dari Ahmad Taslim, warga Surabaya Udik. Ia menuding konsultan di lapangan tidak menjalankan tugas pengawasan sebagaimana mestinya. “Cuma main handphone, tidak awasi pekerja sama sekali. Tidak heran hasilnya seperti ini. Jalan baru lima hari, sudah hancur. Apa pantas uang negara dihamburkan untuk kerja seperti ini?”

Desakan agar pihak berwenang turun tangan juga disuarakan dengan lantang. Warga meminta Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD, hingga aparat penegak hukum Polres dan Kejari untuk segera meninjau langsung lokasi dan memanggil pihak rekanan dan konsultan yang terlibat. Mereka berharap ada evaluasi menyeluruh, bahkan jika perlu, proses hukum atas dugaan kelalaian atau indikasi penyimpangan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur, Kemari, SH., MH., hanya memberikan jawaban singkat, “Siap monitor, Mas.”

Editor : Redaktur
Bagikan


Berita Terkait
Terkini