InvestigasiMabes.com | Banyuwangi - Kepercayaan publik terhadap jasa ekspedisi J&T Express kembali diuji. Seorang konsumen di Banyuwangi mengaku dirugikan secara serius akibat kelalaian pengiriman yang dilakukan pihak J&T. Barang yang seharusnya dikirim ke Ternate telah dua kali gagal sampai tujuan, bahkan dikembalikan (retur) tanpa konfirmasi kepada penerima—yang seharusnya menjadi prosedur wajib dalam setiap kasus pengiriman bermasalah.
Parahnya, setiap kali retur terjadi, konsumen justru tetap dibebankan biaya ongkir ulang tanpa penjelasan resmi dari pihak perusahaan. Akibatnya, barang yang seharusnya tiba dalam hitungan hari, kini telah berlarut-larut selama berbulan-bulan tanpa kejelasan nasib.
Lebih menyakitkan, ketika konsumen mencoba mencari kejelasan, justru mendapat jawaban dari staf kantor J&T Banyuwangi yang terkesan lepas tangan:
Ironisnya, di tengah kekacauan sistem pengiriman dan retur ini, pembeli barang di Ternate sudah menyatakan pembatalan secara resmi karena keterlambatan pengiriman yang tidak wajar. Sebagai konsekuensinya, konsumen pengirim di Banyuwangi kini harus menanggung sendiri kerugian barang dan biaya kirim yang tidak kecil, tanpa ada inisiatif pertanggungjawaban dari pihak J&T.
Editor : RedakturSumber : Team