Kemarahan Warga Memuncak, Ratusan Massa Geruduk Polsek Obi Tuntut Keadilan Kasus Pemerkosaan

Foto Redaktur
Kemarahan Warga Memuncak, Ratusan Massa Geruduk Polsek Obi Tuntut Keadilan Kasus Pemerkosaan
Kemarahan Warga Memuncak, Ratusan Massa Geruduk Polsek Obi Tuntut Keadilan Kasus Pemerkosaan

InvestigasiMabes.com |Obi, 9 Juli 2025 — Suasana memanas di depan Mapolsek Obi, Halmahera Selatan, Rabu (9/7), saat ratusan warga Desa Akegula turun ke jalan menyuarakan kemarahan dan ketidakpercayaan mereka terhadap institusi kepolisian setempat.

Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh dugaan keterlibatan tiga oknum anggota Polsek Obi dalam penyelesaian secara kekeluargaan atas kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Ketiga anggota berinisial Rahman, Junet, dan Riki diduga mencoba meredam kasus tersebut tanpa proses hukum yang semestinya.

Massa membawa berbagai spanduk bernada keras, di antaranya bertuliskan “Jangan Lindungi Pemerkosa,” “Polsek Obi Cederai Keadilan,” dan “Oknum Polisi Pengkhianat Hukum.” Warga menuntut agar ketiga oknum polisi segera dicopot dan diproses secara hukum.

“Kami sudah tidak percaya lagi dengan Polsek Obi. Mereka bukan melindungi korban, malah berusaha menutupi kejahatan ini,” ujar salah satu orator aksi melalui pengeras suara.

Dalam tuntutannya, massa mendesak Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Waris Agono, untuk segera turun tangan. Mereka meminta Kapolda mencopot ketiga anggota polisi tersebut serta memastikan penanganan kasus dilakukan secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini