Petani berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kopi di tingkat petani. Mereka juga meminta agar ada dukungan yang lebih nyata, baik berupa kebijakan harga dasar maupun bantuan subsidi input pertanian.
“Harapan kami sederhana: harga kopi bisa kembali naik dan menyejahterakan petani. Kami hanya ingin hasil kerja keras kami dihargai secara layak,” tambah Sawaldi.
Lampung Barat dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung. Namun fluktuasi harga yang tidak menentu dari tahun ke tahun terus menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sektor perkebunan kopi rakyat di daerah ini. Editor : RedakturSumber : Team