Rangkaian peristiwa ini memperkuat dugaan adanya pembiaran dari aparat maupun pihak berwenang, karena meski sudah berulang kali menelan korban jiwa, tidak ada langkah tegas untuk menutup sumur-sumur ilegal tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh tim InvestigasiMabes.com, Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir, Ipda Novian, memberikan tanggapan singkat:
“Siap pak, saat ini kami sedang laksanakan penyelidikan, pemeriksaan saksi dan pemeriksaan investigasi korban,” tulisnya.Meski pihak kepolisian menyatakan sedang melakukan penyelidikan, masyarakat berharap langkah yang diambil tidak berhenti sebatas pemeriksaan pascakejadian. Warga mendesak adanya tindakan nyata untuk menutup tambang minyak ilegal di kawasan tersebut agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Editor : RedakturSumber : Team