Semua aspirasi yang muncul dari nagari dicatat dan diverifikasi langsung oleh Bupati untuk menjadi bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Sembilan Koto punya sejarah panjang dalam perjalanan Dharmasraya. Dua dekade lalu, ketika Dharmasraya baru saja mekar, wilayah ini mulai merasakan denyut pembangunan berkat kepemimpinan Bupati definitif pertama, Marlon Martua (2005–2010), orang tua kandung Annisa. Di masa itulah aspal pertama kali sampai ke Sembilan Koto, disusul listrik yang menerangi.
Jejak itu masih diingat jelas oleh masyarakat, karena menjadi fondasi penting bagi kemajuan nagari.
“Kalau dulu kami bisa menikmati listrik dan jalan aspal untuk pertama kalinya, tentu sekarang kami berharap kesinambungan pembangunan tetap berlanjut,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.Kunjungan Bupati kali ini mengandung pesan tegas bahwa pembangunan tidak boleh terhenti, dan Sembilan Koto tidak akan diabaikan.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim