Di Balik Seragam, Ada Hati: AIPTU Bambang Bangun Harapan Dua Lansia

Foto Redaktur
Di Balik Seragam, Ada Hati: AIPTU Bambang Bangun Harapan Dua Lansia
Di Balik Seragam, Ada Hati: AIPTU Bambang Bangun Harapan Dua Lansia

Sementara di RT 17, Mbah Solekan (78) menjalani hari-hari dalam kesendirian, menumpang di tanah milik saudara, menggantungkan hidup dari bantuan pemerintah.

Ia menginisiasi musyawarah bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat. Dari pertemuan itu lahirlah panitia bedah rumah secara swadaya dengan sistem gotong royong. Warga bergerak, bahu-membahu.

Tak hanya menggerakkan warga, AIPTU Bambang juga menyumbangkan satu bulan gajinya untuk membantu pembangunan rumah kedua lansia tersebut.

Ia mengantarkan sembako, pakaian, perlengkapan salat, bahkan mendatangkan tukang cukur untuk merapikan rambut Mbah Paeran—sentuhan kecil yang mengembalikan martabat dan rasa percaya diri.

Langkah itu menjadi bukti bahwa seragam bukan sekadar simbol kewenangan. Di baliknya ada hati yang peka terhadap penderitaan.

Di tengah keterbatasan anggaran dan ketatnya regulasi, empati tetap menemukan jalannya. Dari Desa Tegal Ombo, harapan kembali dibangun—bukan hanya dengan batu dan semen, tetapi dengan kepedulian dan gotong royong. (Rusman Ali)

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini