Mahyeldi menegaskan, percepatan pembangunan tahun 2026 perlu dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Salah satu fokus utama yang didorong adalah hilirisasi agroindustri, terutama komoditas gambir yang menjadi andalan Lima Puluh Kota.
“Hilirisasi ini sejalan dengan visi nasional. Kita dorong agar gambir tidak hanya dijual mentah, tapi diolah menjadi produk turunan seperti katekin yang punya nilai tambah lebih tinggi,” kata Mahyeldi.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan antara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, serta peran Sekretaris Daerah dalam menyatukan seluruh organisasi perangkat daerah agar bergerak seirama.
Sementara itu Bupati Lima Puluhkota, Safni menyampaikan apresiasi atas kesediaan Gubernur meluangkan waktu untuk berkoordinasi langsung dengan jajaran Pemkab Lima Puluhkota.“Rakor ini sebenarnya sudah kami rencanakan hampir satu tahun. Alhamdulillah, Pak Gubernur memberi kesempatan,” ujar Safni.
Editor : RedakturSumber : Team