Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini berada dalam kondisi terkendali. Berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk delaying system, diterapkan secara adaptif dengan indikator situasi hijau, kuning, hingga merah.
“Secara umum arus balik masih dalam kategori hijau atau lancar. Kami juga menyiapkan skenario alternatif apabila terjadi antrean panjang,” jelasnya.
Ia menambahkan, khusus untuk lintasan Jawa–Bali, arus balik juga terdistribusi dengan baik. Tercatat sekitar 51 persen pemudik dengan total 267.968 penumpang dan 83.357 kendaraan telah kembali dari Bali ke Jawa, sementara 49 persen lainnya masih akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan, sehingga menjadi perhatian bersama dalam pengaturan distribusi trafik ke depan.
Senada, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat yang telah disiplin mengikuti arahan petugas. "Baik arus mudik maupun balik tahun ini berjalan dengan baik. Dari Bakauheni, masih tersisa sekitar 30 persen pemudik. Seluruh skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system, hingga kapal tambahan, sehingga kepadatan dapat diurai dalam dua hari ke depan,” ujarnya.Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 hingga H 6 mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1% dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4% dari tahun sebelumnya.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim