“Selain tugas administratif, semua harus turun ke lapangan, berdialog langsung dengan masyarakat, dan memetakan kebutuhan mereka mulai dari pangan, gizi, sanitasi, hingga pelayanan dasar lainnya,” ujarnya.
Bupati Ela turut mendorong koordinasi intensif dengan BPS guna memastikan validitas data kemiskinan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program tepat sasaran di sektor pertanian, perikanan, maupun peternakan.
Ia menilai potensi daerah pesisir dan sektor perikanan menjadi fokus penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Karena itu, OPD terkait diminta melakukan pemetaan potensi sekaligus mencari solusi konkret bagi masyarakat, khususnya nelayan dan petani.
Lebih lanjut, Bupati berharap adanya inovasi program yang mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan.“Meskipun saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Timur mengalami penurunan sebesar 1,04 persen, namun posisi angka kemiskinan masih tergolong tinggi di tingkat Provinsi Lampung,” sebutnya.
Editor : RedakturSumber : Team