Ia memberikan apresiasi khusus kepada Muslimat dan Fatayat NU yang dinilainya memiliki peran strategis dalam pembinaan keluarga dan generasi muda.
“Muslimat dan Fatayat adalah tulang punggung peradaban di tingkat keluarga dan masyarakat. Jika ibu-ibunya kuat, insyaallah generasinya juga kuat,” tutur Gus Yusuf.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader NU di Lampung Timur untuk terus menjaga kebersamaan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah secara damai dan moderat.“Kita jaga kerukunan, kita kuatkan persatuan. NU harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemecah,” tegasnya.(
Editor : RedakturSumber : Team