Dampak Kekosongan Pegawai Kecamatan Sragi Pengaruhi Kualitas Pelayanan

Foto Redaktur
Dampak Kekosongan Pegawai Kecamatan Sragi Pengaruhi Kualitas Pelayanan
Dampak Kekosongan Pegawai Kecamatan Sragi Pengaruhi Kualitas Pelayanan

Sementara itu, di Kecamatan Way Sulan pun terdapat kekosongan pada posisi EkoBang. Saat dikonfirmasi, Camat Way Sulan, Fitri Hidayat, hanya menjawab singkat:

“Untuk masalah ini saya tidak berkomentar, Kang”, yang maknanya jelas: beliau bersedia membahas hal lain, namun menutup diri dan enggan menyinggung soal kekosongan jabatan tersebut.

Kenyataan ini yang kemudian memicu pertanyaan tajam dari masyarakat, Bagaimana mungkin Lampung Selatan disebut maju dan terus berkembang, sementara di garis terdepan pelayanan—yakni di kecamatan—strukturnya belum utuh, masih banyak kekosongan, dan beban kerja hanya menumpuk di pundak segelintir pejabat?

Sudah lebih dari satu tahun Bupati memegang kendali pemerintahan. Seharusnya dalam kurun waktu tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama pimpinan sudah memiliki cukup kesempatan untuk menyusun, menempatkan, dan melengkapi posisi-posisi yang kosong ini. Minggu 10 Mei 2026.

Namun kenyataannya, jabatan-jabatan penting itu masih melompong, belum terisi, dan keluhan para camat pun baru bocor ke publik hari ini karena beban yang sudah tak tertahankan lagi.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini