“Pengawasan dan penggeledahan kami lakukan secara rutin dan terukur untuk memastikan Lapas tetap aman dan tertib. Namun yang tidak kalah penting, seluruh warga binaan harus mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak boleh ada pembedaan antara satu dengan yang lainnya. Semua diperlakukan secara adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Jose Quelo.
Menurutnya, konsistensi dalam menerapkan aturan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif. Penegakan tata tertib harus dilakukan secara objektif, tanpa melihat siapa yang diperiksa maupun latar belakang warga binaan yang bersangkutan.
“Aturan harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas. Siapa pun warga binaannya, standar pengawasan dan penegakan tata tertib tetap sama. Kita ingin membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tetapi juga menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak dan martabat setiap warga binaan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para pegawai juga memastikan proses pengawasan berjalan dengan mengedepankan sikap profesional dan bertanggung jawab. Penggeledahan tidak semata-mata dimaknai sebagai tindakan pemeriksaan, tetapi merupakan bagian dari sistem deteksi dini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Palopo dalam menciptakan zero tolerance terhadap pelanggaran tata tertib, sekaligus membangun pola pengawasan yang konsisten, transparan, dan tidak diskriminatif.
Editor : RedakturSumber : Team