InvestigasiMabes.com l Kampar - Dalam menanggapi isu dualisme Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau dan keberadaan LAMR hasil Musyawarah besar luar biasa (Mubeslub) Tahun 2022 yang lalu.Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kampar, Datuk Seri Dr. KH. Muhammad Alwi Arifin dengan tegas menyatakan bahwa Kepengurusan LAMR Provinsi Riau hasil Mubeslub Tahun 2022 adalah sah dan diikuti oleh pemilik suara yang sah dari LAMR Kabupaten/Kota.ujarnya di Bangkinang,27/10/2023.
Ditegaskannya, tidak ada Dualisme dalam Pengurus LAMR Prov.Riau, hanya terdapat satu kepengurusan di bawah pimpinan Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf sebagai Ketua Umum Majlis Kerapatan Adat (MKA) dan Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau."LAMR Kabupaten Kampar memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan tersebut",ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kampar, Datuk Seri Dr. KH. Muhammad Alwi Arifin, menekankan pentingnya menjaga keutuhan adat dan budaya Melayu Riau di tengah dinamika perkembangan zaman."Kami terus berupaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya ini. Melalui pendekatan kolaboratif, kami mengundang partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam memelihara dan memajukan adat dan budaya Melayu Riau," ujar Datuk Seri Alwi Arifin.
Langkah-langkah tersebut mencakup pelatihan, lokakarya, dan kegiatan seni budaya yang bertujuan untuk mendorong pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya yang dimiliki.Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) terus mengukuhkan solidaritas dan keberlanjutan budaya Melayu Riau melalui berbagai inisiatif dalam upayanya untuk memperkuat identitas dan nilai-nilai tradisional adat dan budaya Melayu Riau.Selain itu,LAMR Provinsi Riau mengintensifkan program-program edukasi serta kegiatan budaya yang melibatkan komunitas adat di berbagai tingkatan.Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, LAMR Riau terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keberlangsungan adat dan budaya Melayu Riau untuk generasi masa depan.
Dengan ini, LAMR Riau terus berusaha menunjukkan kesatuan dan komitmen dalam memperjuangkan warisan budaya dan kearifan lokal adat dan budaya Melayu Riau.tutupnya.(AM).
Editor : Investigasi Mabes