InvestigasiMabes.com l Balikpapan -- Pada Kamis, 03/11/ 2023 Pukul 14.35 wita bertempat di Depan Kantor Walikota Balikpapan Jl. Jend. Sudirman Kel. Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan, Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim.Aksi demontrasi dan Teatrikal oleh Aliansi Warga dan Mahasiswa bersatu tuntut janji manis Pemko yang sampai saat ini tidak direalisasikan.ujar Koorlap Hendrikus yang di ikuti 25 Orang demonstran.
Diduga Pemkot Balikpapan tidak becus dalam menyelesaikan persoalan warga GPA, kami warga menunggu buktikan janjimu. Ujar salah seorang pendo kepada awak media.
Kami menuntut Pemerintah Kota Balikpapan untuk merealisasikan drainase di Perumahan Griya Permata Asri RT 42 dan 52 Kelurahan Gunung Bahagia.Teriaknya. dan meminta Pemerintah Kota Balikpapan untuk membuka transparansi dokumen perizinan bangunan perumahan GPA dan Daun Village.ungkapnya dengan penuh semangat.Hari ini Warga dan Mahasiswa bersatu (Warsis Bersatu) datang ke tempat ini untuk melaksanakan Aksi Unras dalam rangka menagih janji Pemerintah Kota Balikpapan kepada warga Perum Griya Permata Asri untuk membuatkan sodetan air. Ucap Koorlap.
Pemerintah tidak tegas terhadap para pengembang yang merasa dirinya memiliki tanah di kota Balikpapan, maka dari itulah Kami meminta kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk membuktikan janji-janjinya.Kita datang ketempat ini di atur oleh Undang-undang pasal 28 (e) tentang warga masyarakat yang berkumpul menyampaikan aspirasinya terkait kebijakan-kebijakan publik yang sampai sekarang tidak terealisasikan oleh Pemerintah Kota Balikpapan
Kita harus bisa membuktikan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan menjadi status quo untuk segera menindaklanjuti apa yang menjadi keputusan warga masyarakat Kota BalikpapanSebulan yang lalu kita dijanjikan akan dilaksanakan progres pembangunan drainase atau sodetan yang ada di Perumahan Griya Permata Asri namun sampai sekarang tidak terwujud
Dimana-mana bentuk boezem dari titik terendah bukan dari atas, kenapa Pemerintah Kota Balikpapan membuat site plan tidak dari dulu, kenapa baru sekarang di buat sedangkan warga Griya Permata Asri sudah terdampakTerkait perizinan juga aneh, kenapa perumahan GPA tersebut diizinkan sedang Perum GPA tersebut tidak mempunyai izinKami hari ini berjuang untuk memenangkan persoalan-persoalan sosialisme yang terjadi di Kota Balikpapan dan mahasiswa hadir sebagai penyambung lidah masyarakat Kota BalikpapanKami meminta untuk mediasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan apabila tidak di kabulkan walaupun jumlah kami sedikit akan tetap bertahan di tempat ini. Timpalnya.
Pukul 17.56 Wita Asisten I Sekda kota Balikpapan, Zulkifli dengan penyampaian.
Bahwa permasalahan yang terjadi di Perumahan Griya Permata Asri tersebut ada 3 solusi untuk menanganinya diantaranya.Pemerintah untuk memaksa kepada pengembang untuk membuat draense akan tetapi Pemerintah tidak dapat memaksa dikarenakan site plan rumah
Pemerintah konsolidasi dulu untuk meningkatkan fasum yang harus di pindahkanMengambil 2 atau 3 rumah di tempat Perum GPA untuk di ganti rugi oleh Pemerintah Kota Balikpapan sebagai fasum pembangunan drainase atau sodetan.
Editor : Investigasi Mabes