Selama tiga tahun jadi Bupati, katanya, sudah mengeluarkan 250.000 BPJS Ketenagakerjaan. Penerima manfaat BPJS itu, yakni para guru ngaji, kader PKK, RT, RW, Linmas, perangkat desa, LPMD, BPD dan pihak lainnya.
"87.000 petani juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Tak hanya itu, ia pun mensosialisasikan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp 70 miliar.
"Anggaran sebesar itu dititipkan di BJB sebesar Rp 20 miliar dan di BPR Kerta Raharja Rp 50 miliar," katanya.Menurutnya, program ini untuk membantu masyarakat supaya tidak terjerat oleh bank emok. "Bank emok merusak karakter masyarakat," katanya.**( Endang PA)
Editor : Investigasi Mabes