InvestigasiMabes.com | Banyuwangi, 21 Juli 2024 - Prestasi membanggakan kembali datang dari SDN 1 Kemiren. Earlyta Arsyfa Salsabila, siswa berbakat dari sekolah tersebut, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam lomba mewarnai yang diadakan oleh Lembaga Pemberdayaan dan Kreativitas Masyarakat Indonesia (LPKMI) di Pantai Syariaah Pulau Santen.
Acara ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kepala Dinas Sosial Banyuwangi, Ibu Heni, yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi dan hasil yang diraih oleh para peserta. "Kami sangat menghargai usaha dan bakat yang ditunjukkan oleh anak-anak. Mereka adalah aset berharga bagi masa depan kita," ujar Ibu Heni.
Earlyta Arsyfa Salsabila menunjukkan kreativitas yang mengesankan dengan karya mewarnainya yang penuh warna dan imajinasi. Meskipun meraih Juara Harapan 1, semangat dan dedikasinya sangat patut dicontoh. Prestasi ini tidak hanya membanggakan dirinya dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi SDN 1 Kemiren yang terletak di Jalan Kemiren no 324.
Dalam wawancaranya, Earlyta mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Saya sangat senang bisa mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih kepada guru dan keluarga saya yang selalu mendukung dan mendorong saya," kata Earlyta dengan penuh rasa terima kasih.Ketua panitia lomba, Bapak Ahmad Fauzi, juga memberikan apresiasi kepada semua peserta. "Kami sangat terkesan dengan bakat yang ditunjukkan oleh anak-anak. Semoga acara seperti ini dapat terus digelar untuk menginspirasi dan memotivasi generasi muda," ujarnya.
Lomba mewarnai ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang diadakan oleh LPKMI untuk merayakan kreativitas dan bakat anak-anak. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan akan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat mendukung pengembangan kreatif anak-anak di Banyuwangi.
Selamat kepada Earlyta Arsyfa Salsabila atas pencapaiannya! Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan lebih besar di masa depan. (Red)
Editor : Investigasi Mabes