LSM TRINUSA Soroti Bencana Longsor di Pekon Mutaralam, Lampung Barat Dinilai Lamban Menanggapi

Foto Investigasi Mabes
LSM TRINUSA Soroti Bencana Longsor di Pekon Mutaralam, Lampung Barat Dinilai Lamban Menanggapi
LSM TRINUSA Soroti Bencana Longsor di Pekon Mutaralam, Lampung Barat Dinilai Lamban Menanggapi

InvestigasiMabes.com | Lampung Barat, 21 Oktober 2024 - Ketua DPC LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA (TRINUSA) Kabupaten Lampung Barat, Ahmad Zainudin, melakukan kunjungan langsung ke lokasi tanah longsor di Pekon Mutaralam, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat. Kunjungan ini dilakukan menyusul belum adanya tindakan nyata dari pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, khususnya Dinas PUPR dan BPBD, meskipun bencana ini telah terjadi hampir tiga tahun lalu. 

Warga setempat yang terdampak longsor menyampaikan kekecewaan mereka kepada Ahmad Zainudin. Salah seorang warga menyatakan bahwa dinas terkait sudah beberapa kali berkunjung ke lokasi, namun hingga kini belum ada langkah konkret yang diambil untuk mengatasi longsor tersebut. "Kami sudah menunggu hampir tiga tahun, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan dari pemerintah. Kalau tidak segera ditangani, longsor susulan bisa terjadi, terutama saat musim hujan yang semakin dekat," ujar warga dengan penuh kekhawatiran. 

Warga juga menambahkan bahwa kondisi tanah di lokasi longsor semakin memburuk, dengan retakan yang melebar setiap harinya. Mereka mempertanyakan apakah pemerintah harus menunggu adanya korban jiwa sebelum bertindak. 

Dalam pernyataannya kepada media, Ahmad Zainudin menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, khususnya Dinas PUPR dan BPBD. "Kami dari LSM TRINUSA berkomitmen untuk menyampaikan keresahan masyarakat Pekon Mutaralam kepada pemerintah. Kami berharap audiensi ini dapat menjadi titik awal bagi pemerintah untuk segera menindaklanjuti masalah longsor ini sebelum situasi semakin memburuk," tegasnya. 

Bencana tanah longsor di Pekon Mutaralam telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk menanggulangi ancaman bencana yang masih mengintai, terutama dengan datangnya musim penghujan yang diperkirakan akan memperburuk situasi. (Red) 

 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini